Tuesday, August 11, 2015


Oleh : Ixora dan Orchid

Hai Sobat JO, bagi kalian yang belum menyimak kultweet #MalmingMenulis yang diberikan oleh admin, admin merangkumnya di artikel ini.

Penulis pemula, kadang terjebak dalam situasi yang membingungkan. Keinginan untuk segera menjadi penulis yang besar membuatnya terburu-buru dan menulis dengan emosional. Padahal untuk membuat sebuah tulisan yang bagus, ada beberapa hal yang harus diingat oleh penulis pemula. Hal-hal tersebut antara lain:

Pertama. Jangan memulai tulisan dengan opening yang membosankan. Kalimat pembuka harus dibuat semenarik mungkin. Susun kalimat yang membuat orang ingin melanjutkan ke kalimat berikutnya, paragraf berikutnya, hingga ending.

Kedua. Jangan memakai kata-kata yang sama dan berulang, secara berdekatan. Biasanya, ini terjadi karena penulis miskin kosakata dan pilihan kata. Nah, agar kalian tidak miskin kosakata, jangan malas untuk menghapal kata-kata yang memiliki arti yang sama agar tulisan kita lebih kaya diksi. Kadang, tidak perlu menghapal, asal sering digunakan maka kita akan hapal dengan sendirinya.

Ketiga. Harus menguasai EYD. Bisa bayangkan perasaan seorang redaktur atau editor yang membaca tulisan seorang penulis yang bahkan tidak paham preposisi? Sementara dia harus membaca puluhan hingga ratusan tulisan lain setiap hari. Tentu tulisan kita akan berakhir di kotak sampah

Keempat. Jangan berubah-ubah dalam menggunakan kata ganti. Misalnya, di awal tulisan menggunakan 'aku', kemudian di tengah tulisan berubah menjadi 'saya', di akhir tulisan menjadi 'aku' lagi.

Kelima. Dalam menciptakan tokoh untuk sebuah cerita, jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan cerita. Tokohnya banyak tapi asal tempel tentu tidak akan berguna untuk cerita. Terlalu sedikit tokoh juga akan membuat konflik sulit diolah.

Keenam. Jangan terjebak pada detail yang tidak penting. Kadang penulis pemula sibuk menjelaskan sesuatu secara detail tapi ternyata bagian yang dijelaskan tersebut tidak begitu penting/tidak terlalu berpengaruh terhadap jalan cerita.

Ketujuh alias terakhir. Banyak membaca buku. Ini harus diingat karena banyak penulis pemula yang baru membaca sedikit buku tapi sudah mau jadi penulis. Padahal, penulis hebat itu akan lahir dari seorang pembaca buku yang sama hebatnya. Tidak hanya membaca buku fiksi, tapi baca juga buku nonfiksi seperti buku sejarah, biologi, kedokteran, dan masih banyak lagi.

Nah, bagaimana? Sudah siap untuk jadi penulis hebat? Selamat menulis.

 Sumber gambar :http://nulisbuku.com/blog/wp-content/uploads/2014/01/frustrated_writer_by_photonerd88-d3gobx61.jpg

Tagged: ,

0 comments:

Post a Comment