Oleh : Ixora dan Orchid
Hai Sobat JO, bagi kalian yang
belum menyimak kultweet #MalmingMenulis yang diberikan oleh admin, admin
merangkumnya di artikel ini.
Penulis pemula, kadang terjebak
dalam situasi yang membingungkan. Keinginan untuk segera menjadi penulis yang
besar membuatnya terburu-buru dan menulis dengan emosional. Padahal untuk
membuat sebuah tulisan yang bagus, ada beberapa hal yang harus diingat oleh
penulis pemula. Hal-hal tersebut antara lain:
Pertama. Jangan memulai tulisan dengan opening yang membosankan. Kalimat pembuka
harus dibuat semenarik mungkin. Susun kalimat yang membuat orang ingin
melanjutkan ke kalimat berikutnya, paragraf berikutnya, hingga ending.
Kedua. Jangan memakai kata-kata yang sama dan berulang,
secara berdekatan. Biasanya, ini terjadi karena penulis miskin kosakata dan
pilihan kata. Nah, agar kalian tidak miskin kosakata, jangan malas untuk menghapal
kata-kata yang memiliki arti yang sama agar tulisan kita lebih kaya diksi.
Kadang, tidak perlu menghapal, asal sering digunakan maka kita akan hapal
dengan sendirinya.
Ketiga. Harus menguasai EYD. Bisa bayangkan perasaan
seorang redaktur atau editor yang membaca tulisan seorang penulis yang bahkan
tidak paham preposisi? Sementara dia harus membaca puluhan hingga ratusan tulisan lain setiap
hari. Tentu tulisan kita akan berakhir di kotak sampah
Keempat. Jangan berubah-ubah dalam menggunakan kata ganti.
Misalnya, di awal tulisan menggunakan 'aku', kemudian di tengah tulisan berubah
menjadi 'saya', di akhir tulisan menjadi 'aku' lagi.
Kelima. Dalam menciptakan tokoh untuk sebuah cerita,
jumlahnya harus sesuai dengan kebutuhan cerita. Tokohnya banyak tapi asal
tempel tentu tidak akan berguna untuk cerita. Terlalu sedikit tokoh juga akan
membuat konflik sulit diolah.
Keenam. Jangan terjebak pada detail yang tidak penting.
Kadang penulis pemula sibuk menjelaskan sesuatu secara detail tapi ternyata bagian
yang dijelaskan tersebut tidak begitu penting/tidak terlalu berpengaruh
terhadap jalan cerita.
Ketujuh alias
terakhir. Banyak membaca buku. Ini harus diingat karena banyak penulis pemula yang baru membaca sedikit buku tapi sudah mau jadi
penulis. Padahal, penulis hebat itu akan lahir dari seorang pembaca buku yang
sama hebatnya. Tidak hanya membaca buku fiksi, tapi baca juga buku
nonfiksi seperti buku sejarah, biologi, kedokteran, dan masih banyak lagi.
Nah, bagaimana? Sudah siap untuk jadi penulis
hebat? Selamat menulis.
Sumber gambar :http://nulisbuku.com/blog/wp-content/uploads/2014/01/frustrated_writer_by_photonerd88-d3gobx61.jpg





0 comments:
Post a Comment