Oleh: Three Friends in Winter
Nah, Sobat JO, setelah minggu kemarin JO Team
membagikan materi tentang "Pentingnya Swasunting" dalam artikel
: [Malming Menulis] Ketika
Draft Pertama Kalian Telah Selesai, kali ini mimin hadir untuk
memberikan tips apa saja sih yang harus dilakukan
ketika ingin melakukan swasunting tersebut. Disimak ya, Sobat JO. Sudah
siap?
Pertama-tama ini adalah tiga hal yang perlu
kalian pasti lakukan ketika melakukan swasunting:
1. Diamkan naskah kalian beberapa saat
setelah menyelesaikannya
Hal ini bertujuan agar kalian bisa melepaskan
diri dari euphoria yang disebabkan oleh keberhasilan
menyelesaikan naskah, sehingga bisa menjadi lebih objektif dalam melihat naskah
kalian. Satu-dua minggu atau jika kalian dikejar tenggat waktu, 1-2 hari juga
cukup.
2. Baca ulang naskah kalian
Yup, penulis tidak boleh malas membaca naskah
sendiri. Ketika kalian membaca ulang naskah tersebut, pasti saat itulah baru
mulai terlihat kesalahan-kesalahan pada karya kalian, baik teknis maupun
konten. Usahakan untuk membaca satu persatu kalimat yang telah kalian buat.
Akan lebih baik jika kalian membaca keras naskah tersebut, terutama pada bagian
dialog. Ini bertujuan untuk melihat apakah dialog tersebut terasa natural atau
tidak.
3. Jangan berlebihan dalam menyunting
naskah
Menyunting naskah memang penting. Tapi jika
kalian terlalu berlebihan melakukannya, bisa jadi ada hal yang sebenarnya sudah
baik malah terbuang. Beri diri kalian penghargaan terhadap apa yang sudah baik
dan lakukan swasunting pada bagian yang kurang baik. Sesuatu yang berlebihan kan
tidak baik. ^^
Sudah paham dengan tiga hal di atas? Nah,
sekarang ambil buku catatan kalian. Ini adalah bagian yang paling sulit ketika
kita ingin menyelesaikan sebuah naskah. Jangan panik dahulu. Berikut JO Team
akan memberikan hal yang perlu diperhatikan saat melakukan swasunting:
1. Kerapian tampilan naskah
Jika kalian ingin mengirimkan karya kalian
pada suatu media atau penerbit, tentu saja setiap penerbit memiliki ketentuan
masing-masing, seperti: margin, jenis dan ukuran huruf, spasi, dll. Ikuti aturan
tersebut! Selain itu juga, kerapian tampilan naskah kalian juga penting, apakah
ada spasi yang double,
paragraf yang berbeda-beda, dll. Ingat kesan pertama itu penting!
2. Tanda baca seperti titik, koma, tanda
tanya, tanda seru, tanda kutip, dll
Percaya tidak kalau tanda baca memiliki
kekuatan untuk merubah persepsi seseorang ketika membaca sebuah tulisan?
Mimin kasih contoh yang simpel, deh.
Ayo makan ayah.
Ayo makan, Ayah.
Nah, tanpa koma bisa dilihat kan seperti apa
dampaknya? Percaya kan sekarang kalau tanda baca itu sangat kuat pengaruhnya
pada kalimat?
3. Penggunaan huruf kapital
Mimin sudah pernah bahas hal ini di artikel
JO Team sebelumnya. Bisa dibaca di sini.
4. Ejaan
Seperti penggunaan kata di- dan ke- yang disambung atau tidak, kesalahan pengetikan
kata, dll.
5. Tatabahasa
Hal yang perlu diperhatikan dalam
mengevaluasi poin ini, misal:
a. Struktur kalimat, apakah telah memiliki
kata kerja?
b. Keefisienan kalimat, kalimat tersebut terlalu
panjang kah? Rancu atau tidak?
6. Logika cerita
JO Team pernah mengulas mengenai logika
cerita di sini. Dalam poin ini yang perlu diperhatikan adalah:
a. Kebenaran fakta, seperti tempat dan
waktu atau info tertentu mengenai hal yang spesifik.
b. Adegan tersebut masuk akal atau tidak
c. Adegan itu nyambung atau tidak
d. Adegan tersebut terlalu sinetron atau cliché, kah?
e, Konsistensi karakter
7. Pembukaan dan akhir
Apakah bab pembuka naskah kalian sudah
menarik? Dan apakah pada akhirnya pesan yang kalian ingin katakan telah
tersampaikan? Ini mimin katakan bukan berarti bagian tengah tidaklah penting,
ya. Semua bagian dari naskah kalian itu penting! Tapi pembukaan akan menentukan
apakah orang akan membaca terus cerita kalian sampai tamat atau tidak dan akhir
akan menentukan apakah pesan kalian akan sampai atau tidak.
Itu dia hal-hal yang perlu kalian perhatikan
saat melakukan penyuntingan terhadap naskah kalian. Rumit ya? Enggak kok, jika
kalian sering melakukannya, hal itu akan menjadi kebiasaan yang secara otomatis
akan terus diulang.
Jika kalian mengalami kesulitan mengenai hal
teknis seperti penulisan, maka cari tahu. Bisa lewat googling atau membaca buku-buku yang
berhubungan dengan hal tersebut. Jika kalian kesulitan dalam memutuskan hal
yang berhubungan dengan konten, kalian bisa mencoba mencari bantuan dari
anggota keluarga atau teman yang hobi membaca untuk menjadi pembaca pertama
kalian. Biasanya, pendapat mereka bisa menjadi masukan atau sudut pandang baru
untuk mempercantik naskah kalian.
Penulis itu wajib peduli
terhadap naskah mereka.
Sumber gambar: http://www.outsidethebeltway.com/wp-content/uploads/2014/07/Stressed-Out.jpg





0 comments:
Post a Comment