Thursday, August 20, 2015


Oleh: Three Friends in Winter

Nah, Sobat JO, setelah minggu kemarin JO Team membagikan materi tentang "Pentingnya Swasunting" dalam artikel : [Malming Menulis] Ketika Draft Pertama Kalian Telah Selesai, kali ini mimin hadir untuk memberikan tips apa saja sih yang harus dilakukan ketika ingin melakukan swasunting tersebut. Disimak ya, Sobat JO. Sudah siap? 

Pertama-tama ini adalah tiga hal yang perlu kalian pasti lakukan ketika melakukan swasunting:

1.  Diamkan naskah kalian beberapa saat setelah menyelesaikannya
Hal ini bertujuan agar kalian bisa melepaskan diri dari euphoria yang disebabkan oleh keberhasilan menyelesaikan naskah, sehingga bisa menjadi lebih objektif dalam melihat naskah kalian. Satu-dua minggu atau jika kalian dikejar tenggat waktu, 1-2 hari juga cukup.

2.  Baca ulang naskah kalian
Yup, penulis tidak boleh malas membaca naskah sendiri. Ketika kalian membaca ulang naskah tersebut, pasti saat itulah baru mulai terlihat kesalahan-kesalahan pada karya kalian, baik teknis maupun konten. Usahakan untuk membaca satu persatu kalimat yang telah kalian buat. Akan lebih baik jika kalian membaca keras naskah tersebut, terutama pada bagian dialog. Ini bertujuan untuk melihat apakah dialog tersebut terasa natural atau tidak.

3.  Jangan berlebihan dalam menyunting naskah
Menyunting naskah memang penting. Tapi jika kalian terlalu berlebihan melakukannya, bisa jadi ada hal yang sebenarnya sudah baik malah terbuang. Beri diri kalian penghargaan terhadap apa yang sudah baik dan lakukan swasunting pada bagian yang kurang baik. Sesuatu yang berlebihan kan tidak baik. ^^

Sudah paham dengan tiga hal di atas? Nah, sekarang ambil buku catatan kalian. Ini adalah bagian yang paling sulit ketika kita ingin menyelesaikan sebuah naskah. Jangan panik dahulu. Berikut JO Team akan memberikan hal yang perlu diperhatikan saat melakukan swasunting:

1. Kerapian tampilan naskah
Jika kalian ingin mengirimkan karya kalian pada suatu media atau penerbit, tentu saja setiap penerbit memiliki ketentuan masing-masing, seperti: margin, jenis dan ukuran huruf, spasi, dll. Ikuti aturan tersebut! Selain itu juga, kerapian tampilan naskah kalian juga penting, apakah ada spasi yang double,  paragraf yang berbeda-beda, dll. Ingat kesan pertama itu penting!

2. Tanda baca seperti titik, koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip, dll
Percaya tidak kalau tanda baca memiliki kekuatan untuk merubah persepsi seseorang ketika membaca sebuah tulisan?
Mimin kasih contoh yang simpel, deh.

Ayo makan ayah.
Ayo makan, Ayah.

Nah, tanpa koma bisa dilihat kan seperti apa dampaknya? Percaya kan sekarang kalau tanda baca itu sangat kuat pengaruhnya pada kalimat?

3.  Penggunaan huruf kapital
Mimin sudah pernah bahas hal ini di artikel JO Team sebelumnya. Bisa dibaca di sini

4. Ejaan
Seperti penggunaan kata di- dan ke- yang disambung atau tidak, kesalahan pengetikan kata, dll.

5.  Tatabahasa
Hal yang perlu diperhatikan dalam mengevaluasi poin ini, misal:
a. Struktur kalimat, apakah telah memiliki kata kerja?
b. Keefisienan kalimat, kalimat tersebut terlalu panjang kah? Rancu atau tidak?

6.  Logika cerita
JO Team pernah mengulas mengenai logika cerita di sini. Dalam poin ini yang perlu diperhatikan adalah:
 a. Kebenaran fakta, seperti tempat dan waktu atau info tertentu mengenai hal yang spesifik.
 b. Adegan tersebut masuk akal atau tidak
 c. Adegan itu nyambung atau tidak
 d. Adegan tersebut terlalu sinetron atau cliché, kah? 
 e, Konsistensi karakter

7. Pembukaan dan akhir
Apakah bab pembuka naskah kalian sudah menarik? Dan apakah pada akhirnya pesan yang kalian ingin katakan telah tersampaikan? Ini mimin katakan bukan berarti bagian tengah tidaklah penting, ya. Semua bagian dari naskah kalian itu penting! Tapi pembukaan akan menentukan apakah orang akan membaca terus cerita kalian sampai tamat atau tidak dan akhir akan menentukan apakah pesan kalian akan sampai atau tidak.

Itu dia hal-hal yang perlu kalian perhatikan saat melakukan penyuntingan terhadap naskah kalian. Rumit ya? Enggak kok, jika kalian sering melakukannya, hal itu akan menjadi kebiasaan yang secara otomatis akan terus diulang.

Jika kalian mengalami kesulitan mengenai hal teknis seperti penulisan, maka cari tahu. Bisa lewat googling atau membaca buku-buku yang berhubungan dengan hal tersebut. Jika kalian kesulitan dalam memutuskan hal yang berhubungan dengan konten, kalian bisa mencoba mencari bantuan dari anggota keluarga atau teman yang hobi membaca untuk menjadi pembaca pertama kalian. Biasanya, pendapat mereka bisa menjadi masukan atau sudut pandang baru untuk mempercantik naskah kalian.

Penulis itu wajib peduli terhadap naskah mereka.

Sumber gambar: http://www.outsidethebeltway.com/wp-content/uploads/2014/07/Stressed-Out.jpg


Tagged: ,

0 comments:

Post a Comment