Thursday, August 6, 2015





Oleh: Edelweiss

Kalau malam minggu lalu JO Team membahas mengenai karakterisasi, sebuah cara untuk membuat tokoh benar-benar terasa hidup. Kali ini, JO Team juga akan membahas hal lain yang tidak kalah penting dengan penokohan itu, karena ini juga berpengaruh pada keseluruhan cerita.

Yaitu tentang logika dalam sebuah cerita.

Logika dalam sebuah cerita itu ibarat air yang harus dimasukkan ke dalam sayur sop. Tanpa air itu, apa jadinya sayur sop? Hanya kumpulan sayuran saja, tidak enak untuk dimakan karena ia kehilangan salah satu hal yang penting di dalamnya. Begitu pula dengan tulisan yang kehilangan logikanya, tulisan itu terasa seperti omong kosong yang jauh dari kata menarik bagi pembaca untuk terus membaca sampai akhir.

Bayangkan saja, bagaimana perasaan kalian ketika mendapati sebuah cerita tentang siang hari yang memiliki bintang di langit tanpa penjelasan? Jelas kalian akan menolak bahwa itu terjadi meski dalam sebuah fiksi sekalipun. Atau mungkin hanya menerima dan beranggapan itu adalah hak penulis? Sayangnya persentase orang yang protes, jelas akan lebih banyak daripada yang menganggap itu adalah hak si penulis mau membuat cerita seperti itu. 

Seorang redaktur majalah sastra pernah berkata, bahwa apabila di dalam cerpen terdapat cacat logika, maka ia tidak perlu berlama-lama untuk membuang naskah tersebut ke kotak sampah. Jadi, bisa kalian bayangkan bahwa betapa sebuah cacat logika dalam cerita bisa sangat mempengaruhi penilaian seorang redaktur. Tidak peduli bahasanya sangat indah, ceritanya menarik, endingnya tidak terduga, bila ia cacat logika, maka bisa-bisa ceritanya tidak dibaca sampai selesai.

Cerita yang bertentangan dengan logika manusia sebenarnya bukan tidak boleh. Boleh-boleh saja, kok. Yang tidak boleh adalah apabila itu tidak disertai penjelasan mengapa hal itu bisa terjadi. Untuk tulisan seperti itu biasanya ada genre tersendiri, contohnya genre fantasi, science fiction, thriller atau di beberapa karya puisi. JK Rowling boleh saja membuat Harry Potter yang bisa terbang menggunakan sapu, atau membuat Voldemort bisa hidup kembali, tapi ingat jika tulisanmu di luar genre tersebut, maka lakukanlah riset agar tidak cacat logika. 


Sumber gambar :https://pbs.twimg.com/profile_images/180486757/icon.jpg

Tagged: ,

0 comments:

Post a Comment