Oleh : Ixora
#MalmingMenulis kemarin membahas tentang Cara Meningkatkan
Kualitas Tulisan. Berikut, Mimin share artikelnya untuk Sobat JO, yang kemarin melewatkannya.
Topik ini cukup penting karena banyak penulis yang sudah merasa puas
akan tulisannya dan berhenti sampai di situ. Berhenti dalam artian tidak berusaha
untuk meningkatkan kualitas tulisannya. Akibatnya, kita hanya akan merasa puas karena
sudah bisa merangkai kata-kata dengan baik, kita merasa ahli
saat sudah bisa mengoreksi struktur kalimat, penulisan kata yang benar, dan
bangga menggunakan kata-kata yang sulit dan susah dimengerti dalam tulisan.
Tapi, apakah kita sudah bisa melahirkan tulisan yang menggerakkan?
Tulisan yang bisa mempengaruhi orang? Tulisan yang mengajak dan memikat? Itu terdengar
sangat sulit tapi sebenarnya dapat kita ciptakan apabila kita terus meningkatkan
kualitas tulisan kita. Nah, Mimin akan sharing
beberapa tips untuk meningkatkan kualitas tulisan kita agar tidak jalan di
tempat.
Pertama. Berlatih membuat kalimat yang menarik. Hindari kata-kata
yang hambar dan sudah sangat umum
digunakan, tapi juga tidak perlu mencari kata-kata yang jarang digunakan hanya untuk
membuat pembaca terkesan. Sewajarnya saja namun mampu memikat pembaca.
Kedua, luwes dalam setiap peralihan (waktu, tempat, percakapan,
dll) sehingga pembaca akan terus terpesona dan tidak diberi jeda untuk merasa bosan
dan meninggalkan buku kita.
Ketiga, membaca keras – keras tulisan kita. Biasanya, cara tersebut
akan membantu kita dalam mengoreksi tanda baca yang tepat, membuat kalimat menjadi
berirama, bahkan menambahkan emosi baru yang sebelumnya tidak kita temukan dalam
tulisan tersebut.
Keempat, menjadikan menulis sebagai sebuah kebiasaan. Caranya sediakan
satu waktu khusus untuk menulis dan tepati jadwal tersebut. Tidak perlu lama,
kadang 25-30 menit per hari sudah cukup.
Kelima, beri target kepada diri sendiri. Misalnya harus memposting
satu artikel di blog setiap minggunya. Atau harus menulis satu cerpen setiap
bulannya.
Keenam, masuk di dalam sebuah komunitas kepenulisan. Hal ini akan sangat
membantu memotivasi kita dalam menulis dan memperbaiki tulisan kita. Selain itu
kita bisa saling bersaing secara positif untuk menghasilkan tulisan yang baik.
Jadi tidak hanya main pokemon go saja
yang seru kalau berkelompok, menulis juga seru, lho kalau berkelompok.
Ketujuh, tidak takut dikritik. Kalau perlu, kirimkan tulisan kita ke
salah satu teman yang jago mengkritik. Jangan baper ya kalau tulisannya dicaci maki. Hehe...
Yang terakhir, jangan pernah berhenti belajar. Jangan cepat puas akan hasil tulisan kita. Dunia
kepenulisan sangat dinamis, genre buku pun berlomba-lomba untuk menjadi yang
paling diminati, pembaca juga semakin lama semakin tidak mudah dipuaskan, jadi,
terus memperluas wawasan, jangan terpaku pada satu genre yang merupakan zona
nyaman kita, ya.
Nah, sekian artikel #MalmingMenulis kali ini. Kalau ada pertanyaan,
silahkan tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat😊
Sumber gambar: http://www.klikmania.net/wp-content/uploads/2016/06/ideas.jpg





0 comments:
Post a Comment