Halo, Sobat JO!
Setelah sekian banyak artikel mengenai kepenulisan, Mimin juga ingin nih, membagikan tentang cara
mempromosikan karya. Buat apa kita punya karya tanpa penikmat? Apa arti
tulisan tanpa pembaca? Bagai taman tak berbunga, sih, kalau kata lagu Pujangga.
Maka dari itu kita harus pandai mencari penikmat karya kita.
Untuk kalian yang
menerbitkan di penerbitan indie jelas benar-benar harus bisa mempromosikan
karya, karena ia hampir benar-benar melakukan semua proses sendiri. Nah,
berbeda dengan mereka yang menerbitkan karyanya di penerbit konvensional atau
penerbit mayor. Para penulis seperti ini terkadang
hanya bergantung pada penerbit untuk mempromosikan karya. Hal ini tidak jarang menjadi masalah. Padahal, mereka seharusnya
juga ikut mempromosikan karya. Beberapa mungkin merasa malas untuk
melakukannya, atau ada beberapa alasan lain yang menjadikan mereka tidak
melakukan promosi ini. Alhasil, bisa jadi penjualan buku penulis tersebut tidak seindah yang ia bayangkan. :'(
Kali ini Mimin akan
memberikan beberapa tips untuk kalian dalam mempromosikan karya kalian sendiri.
Duh, masa penulisnya sendiri justru tidak mau mempromosikan karyanya? Padahal,
kan, kalau tulisan kalian laris, kalian juga yang akan menuai hasilnya. Entah
itu nama kalian menjadi lebih dikenal, royalti yang lebih banyak, atau mungkin juga tulisan kalian bisa dicetak ulang.
Yuk, kita simak tipsnya.
1.
Buat Orang Penasaran
Hal ini
cukup penting karena rasa penasaran sendiri menjadi salah satu faktor yang
membuat pembaca membeli buku kalian. Sebisa mungkin promosikan buku sehingga pembaca penasaran dengan tulisan kalian. Cara-caranya bisa mulai dari
memberitahu mereka hal-hal menarik yang bisa ditemukan dalam cerita, memberikan
penggalan adegan yang ada di buku, atau yang ekstrim adalah membuat konflik
dramatis di media sosial tentang konten dalam buku kalian.
Pokoknya
sebisa mungkin buat calon pembaca tertarik dengan karya kalian dan
membelinya ketika melihat promosi kalian.
2.
Beritahu Orang Mengapa Harus Membaca Tulisan
Kalian
Selain
karena penasaran, ada beberapa orang yang mementingkan alasan mengapa harus
membeli karya kalian. Terutama untuk jenis buku non-fiksi. Kalian bisa
menjelaskan manfaat yang didapatkan jika membaca buku tersebut. Kalian juga bisa
menjelaskan seseru apa sih konflik yang terkandung oleh di dalam cerita. Beritahu para calon pembacamu mengapa mereka harus membeli dan membaca
tulisan kalian?
3.
Adakan Giveaway atau Blog Tour
Nah, ini
dia yang selalu disenangi oleh orang-orang. Yap, gratisan. Dengan cara ini kalian bisa memperkenalkan buku kepada khalayak ramai. Tentu yang namanya giveaway dan blog tour tidak hanya diikuti oleh sedikit orang. Itu adalah salah satu
cara agar masyarakat menjadi familiar dengan judul tulisan, nama, lalu
tertarik dan penasaran sehingga akhirnya masuklah karya kalian ke dalam koleksi mereka.
Jadi,
jangan sungkan-sungkan, ya, mengadakan giveaway seperti itu. Selain itu, hal itu juga bisa menjadi perekat kalian dengan para pembaca dan menjadi lebih akrab.
Itu dia tips-tips
yang bisa Mimin berikan. Semoga kalian bisa terbantu dalam promosi dengan
tips-tips di atas. Yang paling penting adalah jangan sungkan untuk
mempromosikan sebuah karya. Bagaimanapun juga hasil akhirnya akan berbalik ke diri sendiri. Untuk yang punya tips lain bisa, kok, menambahkan lewat kolom komentar di bawah ini.
Sekian dari Mimin, ya.
Sampai jumpa di lain waktu dan selamat menulis, Sobat JO!
http://www.albertpalacci.org/wp-content/uploads/2014/06/internet-marketing.jpg





0 comments:
Post a Comment