Tuesday, December 22, 2015


Oleh : Orchid

Bagi kalian-kalian yang kemarin tidak sempat menyimak #MalmingMenulis, kalian tidak perlu khawatir atau capek-capek menscrolling TL @JOPHouse. Karena mimin akan merekapnya di sini. 

Apa yang akan kita lakukan jika buku kita sudah terbit? Apa perjuangan kita sudah selesai? Ternyata belum, Sobat JO! Kita masih harus melakukan promosi.  Kali ini, mimin akan membahas soal promosi.

Sebelumnya, apakah promosi itu? 

Promosi adalah upaya untuk menawarkan produk  atau jasa dengan tujuan untuk menarik calon konsumen untuk mengkonsumsinya 

Nah, apakah penulis perlu mempromosikan bukunya?  Jawabannya adalah perlu. Tentu saja, penerbit sudah mempromosikan buku kita. Tapi, mereka juga mempromosikan buku lainnya. Banyak sekali buku yang terbit di suatu penerbit buku setiap harinya.  Jika Sobat JO tidak ikut mempromosikan bukunya,  tentu saja buku Sobat JO akan tersaingi oleh buku lainnya.  Jadi, kalau sang penulis tidak ikut serta mempromosikan, buku yang ditulis hanya akan diketahui selama 2-3 bulan saja. Karena penerbit harus mempromosikan buku baru lainnya. 

Bagaimana dengan buku Sobat JO? Karena sudah tidak ada promosi yang dilakukan oleh penerbit, bukumu dilupakan begitu saja. Padahal, kamu sudah capek-capek menulisnya. Sampai lupa makan dan lupa tidur.  Sayang sekali, kan?  Usaha yang kamu lakukan selama ini akan sia-sia hanya karena kamu tidak melakukan promosi. Jika Sobat JO tidak melakukan promosi, bagaimana para calon pembaca bisa mengetahui tentang bukumu? 

Lalu, bagaimana cara kita berpromosi? 

Tentu saja banyak sekali cara untuk berpromosi. Yang paling mudah adalah mempromosikannya di sosial media. Itu paling mudah dan murah. Karena tidak menghabiskan uang yang banyak. Lagian, jaman sekarang siapa sih yang tidak mempunyai akun sosial media? Sebarkan info menarik tentang bukumu—tentu saja info yang membuat penasaran—itu ke seluruh sosial media yang kamu punya. Mulai dari twitter, path, instagram, ask.fm dan masih banyak lagi. Lumayan kan, kalau followersmu itu banyak.  Selain di sosial media, kamu juga bisa menawarkan bukumu ke teman-teman terdekatmu—yang tentu saja suka membaca buku.  Kamu juga bisa mengadakan kuis. Yang menang kuis itu, kamu berikan bukumu yang baru saja terbit. 

Sobat JO bisa melakukan Blog Tour dengan meminta para blogger meresensi karyamu. Sobat JO juga bisa meminta tolong teman untuk mempromosikan bukumu. Nah, ada cara lain yang lumayan menghabiskan uang. Yaitu dengan cara mengiklannya di radio-radio. Atau meminta penulis terkenal untuk mengendorsenya.  Itu adalah cara yang sedikit mahal, tapi berpeluang besar untuk membuat bukumu laris.

Banyak sekali cara yang bisa Sobat JO lakukan untuk mempromosikan buku. Jangan sampai kalian kehilangan akal untuk menarik perhatian para pembaca, ya?

“You can write the most wonderful book in the world.
But if people don’t know about your book they won’t know to buy it.” 

― Madi PredaHow To Promote and Market Your Book


Sumber gambar: http://denisewakeman.com

Tagged: ,

0 comments:

Post a Comment