Oleh : Orchid
Bagi
kalian-kalian yang kemarin tidak sempat menyimak #MalmingMenulis, kalian tidak
perlu khawatir atau capek-capek menscrolling
TL @JOPHouse. Karena mimin akan merekapnya di sini.
Apa
yang akan kita lakukan jika buku kita sudah terbit? Apa perjuangan kita sudah
selesai? Ternyata belum, Sobat JO! Kita masih harus melakukan promosi. Kali ini, mimin akan membahas soal promosi.
Sebelumnya,
apakah promosi itu?
Promosi
adalah upaya untuk menawarkan produk atau
jasa dengan tujuan untuk menarik calon konsumen untuk mengkonsumsinya
Nah,
apakah penulis perlu mempromosikan bukunya?
Jawabannya adalah perlu. Tentu saja, penerbit sudah mempromosikan buku
kita. Tapi, mereka juga mempromosikan buku lainnya. Banyak sekali buku yang terbit
di suatu penerbit buku setiap harinya. Jika
Sobat JO tidak ikut mempromosikan bukunya,
tentu saja buku Sobat JO akan tersaingi oleh buku lainnya. Jadi, kalau sang
penulis tidak ikut serta mempromosikan, buku yang ditulis hanya akan diketahui
selama 2-3 bulan saja. Karena penerbit harus mempromosikan buku baru
lainnya.
Bagaimana dengan buku Sobat JO? Karena sudah tidak ada promosi yang
dilakukan oleh penerbit, bukumu dilupakan begitu saja. Padahal, kamu sudah
capek-capek menulisnya. Sampai lupa makan dan lupa tidur. Sayang sekali, kan? Usaha yang kamu lakukan selama ini akan sia-sia hanya karena kamu tidak
melakukan promosi. Jika Sobat JO tidak melakukan
promosi, bagaimana para calon pembaca bisa mengetahui tentang bukumu?
Lalu,
bagaimana cara kita berpromosi?
Tentu
saja banyak sekali cara untuk berpromosi. Yang paling mudah adalah
mempromosikannya di sosial media. Itu
paling mudah dan murah. Karena tidak menghabiskan uang yang banyak. Lagian, jaman
sekarang siapa sih yang tidak mempunyai akun sosial media? Sebarkan
info menarik tentang bukumu—tentu saja info yang membuat penasaran—itu ke
seluruh sosial media yang kamu punya. Mulai dari twitter, path, instagram, ask.fm dan masih banyak lagi. Lumayan
kan, kalau followersmu itu
banyak. Selain di sosial media, kamu
juga bisa menawarkan bukumu ke teman-teman terdekatmu—yang tentu saja suka
membaca buku. Kamu juga bisa mengadakan
kuis. Yang menang kuis itu, kamu berikan bukumu yang baru saja terbit.
Sobat
JO bisa melakukan Blog Tour dengan
meminta para blogger meresensi karyamu. Sobat JO juga bisa meminta tolong teman
untuk mempromosikan bukumu. Nah, ada cara lain yang lumayan menghabiskan uang.
Yaitu dengan cara mengiklannya di radio-radio. Atau meminta penulis terkenal
untuk mengendorsenya. Itu adalah cara yang sedikit mahal, tapi
berpeluang besar untuk membuat bukumu laris.
Banyak sekali cara yang bisa Sobat JO lakukan
untuk mempromosikan buku. Jangan sampai kalian kehilangan akal untuk menarik
perhatian para pembaca, ya?
“You can
write the most wonderful book in the world.
But if
people don’t know about your book they won’t know to buy it.”
― Madi
Preda, How
To Promote and Market Your Book
Sumber gambar:
http://denisewakeman.com










