Monday, March 14, 2016


Oleh: Orchid

Dalam #MalmingMenulis sebelumnya, memang disebutkan bahwa penulis bisa jadi tidak memiliki penghasilan yang cukup—bagi yang tidak terkenal—tapi, apa salahnya menambah penghasilan dari menulis jika kamu mampu?

Kira-kira, apa saja sih tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Sobat JO “nyaris” menjadi seorang penulis? Mimin punya daftar pertandanya.

1.  Suka Membaca
Tidak semua orang suka membaca buku. Banyak orang yang lebih memilih membuang waktunya dengan bermain game  atau berjalan-jalan dibanding membaca buku. Tapi, berbeda dengan penulis. Bagi penulis, membaca adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap penulis. Baik penulis fiksi maupun non fiksi. Jika Sobat JO suka membaca, itu artinya kamu telah melakukan kegiatan yang dianggap wajib bagi para penulis.

2.  Mengamati Orang Lain yang Ada di Sekitarmu
Sobat JO suka mengamati orang-orang yang ada di sekitarmu? Bahkan, kamu melakukan hal itu dalam kurun waktu yang lama? Penulis adalah seorang pengamat yang gigih. Mereka melihat dengan jeli, memerhatikan irama dan tekstur dari semua interaksi manusia. Bagi penulis, hal-hal tersebut sangat menarik dan berpotensi untuk dituliskan.

3.  Membayangkan Bagaimana Rasanya Menjadi Orang Lain
Pertanda berikutnya yang menunjukkan bahwa kamu "nyaris" menjadi penulis adalah kamu suka membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang lain.  Misalnya, Sobat JO melihat seseorang jatuh dari sepeda, lalu kamu langsung membayangkan bagaimana perasaan orang yang jatuh dari sepeda tersebut. Seorang penulis selalu membayangkan bagaimana rasanya menjadi orang lain. Mereka menciptakan dunia imajinasi di dalam otak mereka.

4.  Memerhatikan “Kekosongan” Segala Sesuatu
Tidak hanya memerhatikan apa yang orang lain katakan dan lakukan, bagaimana mereka melihat dan bertingkah tapi Sobat JO juga memerhatikan apa yang tidak ada di sana. Misal saja, seorang ibu hamil tanpa cincin kawin, sebuah mobil tanpa pengemudi, dan masih banyak lagi. Penulis tidak hanya sekadar melihat. Tapi mereka melihat lebih dalam, mereka mencari di mana cerita bersembunyi. Jika hanya dengan satu hal yang kalian lihat dapat memicu imajinasi mengembangkan berbagai kemungkinan cerita, itu tanda-tandanya kalian punya sesuatu yang dimiliki oleh seorang calon penulis.

5.  Berpikir Bisa Menulis Buku yang Lebih Baik dari yang Pernah Dibaca
Sobat JO merasa kesal dan marah saat membaca sebuah buku yang ditulis dengan buruk. Kadang kamu bertanya-tanya, “kenapa sih buku kayak  gini bisa diterbitkan?” Jika kamu melakukan itu, itu berarti kamu sudah mampu mengenali mana yang berhasil dan yang tidak dalam sebuah tulisan. Dan setelah membaca buku itu, kamu berniat untuk menulis buku yang lebih baik dari yang pernah dibaca. Berarti, kamu sudah siap untuk menjadi penulis.

6. Kamu Lebih Memilih untuk Menuliskan Dibanding Mengatakan
Mungkin ada beberapa dari Sobat JO yang merasa kesusahan untuk mengatakan perasaan secara langsung. Kamu lebih memilih untuk menuliskan perasaan itu. Seperti contoh, saat Sobat JO sedang ada masalah dengan temanmu, kamu memilih untuk mengirimkannya pesan. Bukan perasaan takut yang kamu rasakan, tetapi memang begitulah yang terjadi pada kamu.

7.  Menulis Jadi Terapi Emosi
Sobat JO pernah meluapkan emosi dalam secarik kertas? Atau mungkin, mengetik perasaanmu di memo ponsel? Saat kamu merasa sedih, depresi, ataupun kesepian, menulis membuatmu merasa lebih baik.

Nah, itu adalah tanda-tanda bahwa Sobat JO “nyaris” menjadi penulis. Bagaimana? Apakah Sobat JO mengalami tanda-tanda tersebut? Jika sudah, tunggu apa lagi segera mulai langkahmu menjadi penulis. 

Sumber foto: http://shpeiit.org/wp-content/uploads/2015/04/professional-writer-challenges.jpg

Tagged: ,

0 comments:

Post a Comment